Survey Adolescent Athletes at Blayu Football Club Lawang

Authors

  • Aldi Kurniawan State University of Malang Author
  • Andryas Yuniarto State University of Malang Author
  • Ahmad Abdullah State University of Malang Author
  • Yesaya Nanda Widianto State University of Malang Author
  • Moh. Andi Arif Billah State University of Malang Author
  • Muhammad Waled State University of Malang Author
  • Muchamad Rafigo State University of Malang Author
  • Lia Rahmawati State University of Malang Author
  • Caroline Angelita Suwarno State University of Malang Author
  • Bima Gusti Putra State University of Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.63739/jsc.v3i1.73

Keywords:

sepak bola, bleep test, illinois agility run, vertical jump

Abstract

Kebugaran fisik dan performa atlet menjadi fokus utama bagi tim liga profesional, terutama menjelang kompetisi yang akan datang. Kebugaran fisik mencakup berbagai aspek seperti kekuatan, daya tahan, kelincahan, kecepatan, dan fleksibilitas, sehingga penting untuk melakukan tes pengukuran olahraga yang akurat dan sistematis. Tes ini tidak hanya membantu pelatih dalam mengevaluasi kondisi atlet, tetapi juga dalam merancang program latihan yang sesuai untuk meningkatkan performa dan mencegah cedera. Kemajuan teknologi dalam pengukuran kebugaran fisik, seperti perangkat berbasis sensor dan analisis data, memberikan metode yang lebih canggih, meskipun penerapannya memerlukan pemahaman tentang validitas dan reliabilitas alat yang digunakan. Hasil evaluasi fisik awal di Akademi Blayu FC menunjukkan variasi performa di antara pemain dalam aspek daya tahan, kelincahan, dan kekuatan eksplosif. Pemain dengan hasil baik dalam tes bleep, Illinois agility run, dan vertical jump menunjukkan potensi untuk berkontribusi lebih besar dalam tim. Namun, beberapa pemain menunjukkan hasil di bawah rata-rata, yang menandakan perlunya program pelatihan terintegrasi. Diskusi ini merekomendasikan latihan spesifik untuk meningkatkan kebugaran fisik, serta menekankan pentingnya faktor non-fisik seperti nutrisi dan manajemen stres. Kesimpulannya, pendekatan individual dalam program pelatihan dapat membantu meningkatkan performa atlet secara keseluruhan, menciptakan tim yang lebih kompetitif dan berkualitas.

Downloads

Published

2026-04-25